Dalam geografi, spit adalah bentuk lahan yang terbuat oleh endapan pasir
dari gerakan pasang surut. Spit bentuknya sempit dan memanjang - salah
satu ujungnya melekat ke daratan utama dan ujung lainnya berada di
perairan terbuka. Sebuah spit terjadi ketika gelombang memenuhi pantai
pada sudut miring, membawa sedimen ke pantai dan ke perairan terbuka di
mana sedimen tersebut disimpan dalam strip sempit. Seeiring dengan
pertumbuhannya, spit mungkin menjadi stabil dan subur dan bahkan bisa
dihuni. Berikut adalah beberapa spit yang spektakuler dan indah di
seluruh dunia.
Ibu dari Para Bintang
Nebula adalah awan/debu antarbintang terdiri dari gas hidrogen, helium
dan gas terionisasi lainnya. Awalnya, nebula adalah nama umum untuk
setiap objek astronomi, termasuk galaksi di luar Bima Sakti.Lebih dari satu nebula disebut nebulae. Nebula adalah blok bangunan
dasar dari alam semesta. Mereka mengandung unsur-unsur dimana
bintang-bintang dan sistem surya dibangun.
Gambar Eagle Nebula Terbaru dari Hubble
Gambar dibawah ini adalah gambar yang paling ikonik yang pernah diambil
oleh Hubble Space Telescope NASA. Diambil pada tahun 1995, mengungkapkan
rincian yang pernah dilihat sebelumnya dari tiga kolom atau pilar
raksasa gas dingin yang bermandikan cahaya ultraviolet yang sangat terik
yang berasal dari sekelompok bintang-bintang besar muda di daerah kecil
Eagle Nebula, atau M16.
Gambar Eagle Nebula dari Hubble tahun 1995
10 Lanskap Samudera yang Unik Dan Indah
Ketika disebutkan kata 'laut', maka yang terlintas dipikiran kita adalah
air warna biru tak berujung yang menyentuh langit di cakrawala. Namun,
hamparan lautan tak selamanya monoton seperti itu. Selain pulau-pulau
biasa, semenanjung dan terumbu karang yang biasa kita lihat di hamparan
laut, ada beberapa pemandangan laut yang cukup unik sekaligus indah di
dunia.
1. Tempat Pertemuan Samudra Atlantik dan Laut Karibia di Eleuthera Island, Bahama
Danau Terjernih di Dunia
Danau Biru atau Blue Lake (Rotomairewhenua dalam bahasa Māori) adalah
sebuah danau air tawar kecil di Nelson Lakes National Park, di bagian
utara Southern Alps, Selandia Baru. Dalam penelitian yang dilakukan pada
tahun 2011, peneliti dari National Institute of Water and Atmospheric
Research (NIWA) telah menemukan bahwa danau ini memiliki kejernihan
visual ekstrim hingga 80 meter, yang dianggap hampir sama dengan
kejernihan optik air suling. Visibilitas Blue Lake bahkan melampaui dari
visibilitas danau jernih yang terkenal yaitu Te Waikoropupu Springs di
Golden Bay yang memiliki visibilitas 63 meter.
Subscribe to:
Posts (Atom)



