Insecta disebut juga serangga atau heksapoda. Heksapoda berasal dari kata heksa yang artinya enam (6) dan kata podos yang
berarti kaki. Insecta mempunyai ciri khas yaitu berkaki 6 (tiga
pasang). Diperkirakan oleh para ahli zoologi, insecta mempunyai jumlah
lebih dari 70.000 jenis. Insecta berhabitat hampir di seluruh bagian
biosfer, kecuali di laut.
Siklus Hidup Angiospermae
artikel ini disalin lengkap dari: http://haryati-1992.blogspot.co.id/2011/12/daur-hidup-angiosperma.html
halaman utama website: http://haryati-1992.blogspot.co.id
jika mencari artikel yang lebih menarik lagi, kunjungi halaman utama website tersebut. Terimakasih!
Siklus Hidup Gymnospermae
Pada generasi sporofit,
tumbuhan gimnosperma menghasilkan heterospora berupa mikrospora dan
megaspore. Mikrospora berkembang menjadi mikrogametofit dan berisi
serbuk sari. Setelah dilepas, butir-butir serbuk sari berkembang menjadi
sperma. Sementara itu, megaspore berkembang menjadi megagametofit. Pada
saat penyerbukan, serbuk sari melekat pada bakal biji.
Proses Terbentuknya Imunitas (Kekebalan Tubuh)
Bila
pertahanan non spesifik belum dapat mengatasi invasi mikroorganisme maka
imunitas spesifik akan terangsang. Mekanisme pertahanan spesifik adalah
mekanisme pertahanan yang diperankan oleh sel limfosit, dengan atau tanpa
bantuan komponen sistem imun lainnya seperti sel makrofag dan komplemen.
Limfosit adalah garis pertahanan ketiga
tubuh yang merupakan sel kunci dalam sistem kekebalan.
Peran Limfosit T-Helper dalam Tubuh
Limfosit T helper berfungsi dalam kekebalan humoral maupun kekebalan yang
diperantarai oleh sel. Sel T helper (Sel T pembantu) mengatur respon imun
bawaan serta adaptif dan membantu menentukan tipe respon imun yang akan dibuat
oleh tubuh pada patogen khusus. Sel tersebut tidak memiliki aktivitas
sitotoksik dan tidak membunuh sel yang terinfeksi atau membersihkan patogen
secara langsung, namun mereka mengontrol respon imun dengan mengarahkan sel
lain untuk melakukan tugas tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)


