Ketika suatu bintang raksasa menemui ajalnya, dia tidak habis terbakar seperti lilin yang habis terbakar. Tetapi,
dia akan meletup, atau bahkan meledak sampai-sampai terangnya melebihi
terang objek-objek lain di alam semesta. Ledakan ini disebut supernova,
dan saat ini terjadi, si bintang akan terburai, melontarkan materi ke
angkasa. Tetapi, ada yang tersisa, yaitu sebuah bintang neutron, inti
yang ditinggalkan si bintang yang telah meledak.
Asteroid Yang Memiliki Cincin
Cincin Saturnus adalah salah satu pemandangan yang paling spektakuler
di langit. Cincin yang menawan tapi kurang spektakuler juga ditemukan
di planet-planet raksasa lainnya di Tata Surya kita, yaitu di Jupiter,
Uranus, dan Neptunus. Namun, meskipun sudah dicari dengan seksama, belum pernah ada cincin
ditemukan di objek yang lebih kecil. Sekarang sudah ditemukan!
Pengamatan terhadap asteroid bernama 10119 Chariklo menunjukkan bahwa objek ini dikelilingi oleh dua cincin.
Batas Zona Layak Huni Pada Sistem Keplanetan
Bumi! Rumah bagi manusia! Seandainya Bumi berada sedikit saja lebih
dekat dengan Matahari, maka tak pelak ia akan mengalami efek rumah kaca
yang kebablasan. Itulah hasil dari simulasi model iklim untuk mengetahui
apakah sebuah planet ramah terhadap kehidupan atau tidak.
| Ilustrasi planet serupa Bumi. Kredit: Nature |
Kehidupan Sesudah Mati Pada Bintang Raksasa
Bintang neutron adalah inti yang ultra-padat, sisa kehidupan bintang raksasa yang mengakhiri hidupnya dengan ledakan. Dalam
ledakan itu, lapisan luar bintang terlontar, tetapi materi di pusat
bintang runtuh ke dalam sehingga terbentuklah bola materi yang sangat
mampat. Akhirnya, kita dapatkan objek termampat di alam semesta selain
lubang hitam: bintang neutron.
Cincin Yang Menghiasi Planet Neptunus
Ketika kita melanglang Tata Surya, di ujung terjauh dari
planet-planet penghuni sistem ini ada Neptunus si planet raksasa
terbesar ke-4 di dalam Tata Surya. Sama seperti planet raksasa lainnya
di Tata Surya, Neptunus juga memiliki cincin. Cincin debu tipis yang
mengitari planet ini ditemukan tahun 1989 oleh Voyager 2. Neptunus
dinamai menurut nama dewa laut Roma saudara dari Pluto dan Jupiter,
ditemukan pada tanggal 23 September 1846 dari prediksi matematik bukan
dari hasil observasi.
| Citra Neptunus yang diambil Voyager 2. Kredit : NASA |
Penemuan Cincin pada Planet di Tata Surya
Seorang teman pernah berkata, “sebelum menikah aku ingin melihat
cincin saturnus”. Romantis? Mungkin seperti itulah bayangan orang ketika
mendengar kata cincin. Biar bagaimanapun cincin memang selalu
dikonotasikan dengan sesuatu yang terkait dengan hubungan romantisme
manusia. Lain di bumi, lain pula di Tata Surya.
| Saturnus dan cincinnya. Kredit Gambar : NASA |
Subscribe to:
Comments (Atom)