Lubang Hitam Raksasa

Alam semesta adalah misteri tanpa batas, yang selalu menampakkan kejutan-kejutan baru bagi manusia. Ini salah satunya: para astronom menemukan black hole atau lubang hitam paling besar dan paling terang yang pernah diketahui selama ini.  'Monster' lubang hitam tersebut memiliki massa sekitar 12 miliar kali Matahari. Usianya juga sudah tua, kuno. Asal-usul black hole tersebut bisa ditelusuri sejak alam semesta masih berusia kurang dari 1 miliar tahun -- atau tepatnya 875 juta tahun.



Teori Big Rip

Di tengah hebohnya isu ribuan asteroid yang akan menghantam bumi hingga suara terompet sangkakala, rupanya terdapat satu teori yang menjelaskan bahwa nasib bumi tidak akan berakhir karena rentetan kejadian alam tersebut. Bumi disebutkan justru akan berakhir dalam sebuah peristiwa alam yang bernama `Big Rip`. Big Rip merupakan sebuah peristiwa alam yang konon akan mengakibatkan akhir kehidupan yang berada di seluruh galaksi.



Galaksi Paling Terang Sejagat

Terletak di belantara alam semesta yang belum terjamah manusia, dengan jarak 12,5 miliar tahun cahaya dari Bumi, terdapat sebuah galaksi yang sangat terang. Bahkan menjadi yang paling berkilau di alam semesta -- setidaknya hingga saat ini. Kilaunya lebih terang lebih dari 300 triliun Matahari. Galaksi itu disebut WISE J224607.57-052635.0. Keberadaan galaksi tersebut diketahui dengan perantaraan satelit Wide-field Infrared Survey Explorer milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).



Ultrasonografi Sonogenetik Versi Suara Optogenetik

Penelitian ~ Sonogenetik mengendalikan sel-sel otak dengan gelombang suara. Rekayasa genetika cacing Caenorhabditis elegans dikendalikan menggunakan pulsa ultrasonografi. Semburan gelombang suara menjadi tongkat sihir ajaib yang mengaktifkan neuron otak, jantung dan sel-sel otot rekayasa genetika sistem saraf dari luar tubuh tanpa operasi.



Ilmuwan Khawatir Pemercepat Partikel Bisa Hancurkan Bumi

BNL/PRLM
RHIC, akselerator partikel paling kuat kedua di dunia setelah Large Hadron Collider (LHC), telah di-upgrade secara besar-besaran untuk meningkatkan kekuatannya dan mendorong percobaan ke wilayah yang belum terpetakan.*
RHIC, akselerator partikel paling kuat kedua di dunia setelah Large Hadron Collider (LHC), telah di-upgrade secara besar-besaran untuk meningkatkan kekuatannya dan mendorong percobaan ke wilayah yang belum terpetakan.*
 

Neutrino Dari luar Angkasa

Sebuah detektor raksasa di Kutub Selatan berhasil "menangkap" partikel langka, Neutrino Kosmis - dan dengan begitu membuka pintu menuju metode baru observasi langit.

Not Indonesian?

Search This Blog