Mekanisme Otot Antagonis

Saat kalian berolahraga kalian pasti menggerakkan seluruh tubuh kalian, seperti saat kalian menggerakkan kepala ke atas kemudian ke bawah atau ketika kalian berdiri kemudian jongkok lalu berdiri lagi. Kemudian, saat kalian melihat seseorang mengangkat barbel.

Mekanisme Gerak Otot Antagonis


Otot antagonis adalah otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan. Jika otot pertama berkontraksi dan yang kedua berelaksasi, akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat. Sebaliknya, jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua berkontraksi akan menyebabkan tulang kembali ke posisi semula. Contoh otot antagonis adalah otot bisep dan trisep.

Mekanisme Gerak Otot Antagonis


Adapun contoh dari Gerak Otot Antagonis sebagai berikut:

Ekstensi >< Fleksi

Ekstensi adalah gerak meluruskan tangan/kaki. Contohnya: saat kita berdiri kaki dalam posisi lurus, sedangkan Fleksi adalah gerak membengkokkan. Contohnya: saat jongkok kaki dalam posisi menekuk.

Mekanisme Gerak Otot Antagonis

Abduksi >< Adduksi

Abduksi adalah gerakan anggota tubuh menjauhi sumbu tubuh. Contohnya: saat kita merentangkan tangan hingga sejajar dengan bahu, sedangkan Adduksi adalah gerakan anggota tubuh mendekati sumbu tubuh. Contohnya: saat kita menegapkan tangan kembali setelah direntangkan.

Mekanisme Gerak Otot Antagonis

Depresi >< Elevasi

Depresi adalah gerakan menurunkan anggota tubuh. Contohnya: saat kita menundukkan kepala, sedangkan Elevasi adalah gerakan mengangkat anggota tubuh. Contohnya: Saat kita menengadahkan kepala.

Mekanisme Gerak Otot Antagonis

Supinasi >< Pronasi

Supinasi adalah gerakan memutar telapak tangan dan jari untuk menengadah, sedangkan Pronasi adalah gerakan memutar telapak tangan dan jari untuk menelungkup.

Mekanisme Gerak Otot Antagonis

artikel ini disalin lengkap dari: http://www.gudangbiologi.com/2015/10/mekanisme-gerak-otot-antagonis.html
halaman utama website: http://www.gudangbiologi.com/
jika mencari artikel yang lebih menarik lagi, kunjungi halaman utama website tersebut. Terimakasih!

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog