Sejarah Lengkap Tebu

DSC00896
Nama Saccharum diberikan untuk tanaman tebu oleh Linnaeus pada tahun 1753 yang dalam bahasa sansakerta disebut Karkara atau Carkara yang artinya kristal ( gravel ). Ketika itu Saudi Arabia mengenal tebu dari India melalui Persia ke Timur Tengah maka kata Karkara dirubah menjadi Sakkar atau Sukkar, sedangkan bangsa Yunani mengenal tebu dari Asia dengan mengambil bahasa Yunani Kuno sebagai Sakchar atau Sackharon oleh bangsa Romawi diperkenalka n menjadi Saccharum.

Morfologi (perubahan fisik) batang Tebu


Batang tebu tersusun dalam ruas-ruas, diantara ruas-ruas tersebut terdapat buku-buku ruas dimana terletak mata yang dapat tumbuh menjadi kuncup tanaman baru. Disamping itu terdapat mata akar  tempat keluarnya akar untuk kehidupan kuncup tersebut. Yang perlu diperhatikan dalam mempelajari tanda pengenal yang terdapat pada batang, ialah terutama bentuk ruasnya, disamping itu juga sifat-sifat yang terdapat pada ruas itu sendiri sebagai keterangan tambahan, seperti dijelaskan dalam Gambar 2.3 yang menjelaskan bagian-bagian dari batang tebu.

Asal Dari Kutu Busuk Terungkap

Para ilmuwan telah menggunakan genetika untuk mengungkap asal-usul kutu busuk (kepinding). Mereka menemukan ada dua garis keturunan di Eropa. Mereka begitu beragam, sehingga hampir terpecah menjadi dua spesies. Temuan penting lain, asal usul mereka terletak pada kelelawar.

Not Indonesian?

Search This Blog