Kemampuan Tubuh Manusia Menahan Listrik

Listrik merupakan kebutuhan mendasar manusia di jaman sekarang, sehingga jika tanpa listrik aktivitas manusia akan banyak yang terganggu. Walaupun manusia bergantung dengan listrik ternyata listrik sendiri membahayakan.
Saat kita memegang barang-barang elektronik, ‘kesetrum’ sering tidak bisa dihindarikan. Kita juga akan mulai memahami bahwa barang elektronik yang diletakkan di dekat air juga memicu kesetrum. Begitu pula  perbdaan antara listrik yang cukup berbahaya dan yang jinak semakin dipahami oleh kita semua.
Namun, bagaaimana sebenarnya kapasitas setrum dari listrik yang mampu diterima oleh manusia? Beberapa orang tidak mengalami apapun, ada yang pingsan karena menyentuh perangkat konselt, ada juga yang tersambar petir sampai meninggal.
Penyebab manusia bisa ‘kesetrum’
Inti dari ‘kesetrum’ adalah listrik yang merupakan pergerakan electron yang dimanfaatkan tenaganya untuk benda-benda elektronik. Listrik memerlukan sirkuit untuk bisa mengalirkan energi, sedangkan tubuh manusia terdiri dari air dan tanah yang dipijak sebagai konduktor listrik yang bisa menjadi sirkuit listrik tersebut.
Tubuh manusia yang ‘kesetrum’ ini namun tidak merasakan apa-apa karena tingkat voltase listrik terlalu kecil. Itulah mengapa kita dihimbau untuk menjauh area dengan voltase yang tinggi.
Kemampuan tubuh menahan setrum listrik
Arus listrik memiliki tingkat yang sayang rendah hingga tingkat yang sangat tinggi. Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat aliran listrik rendah untuk jalannya komunikasi saraf. Kemampuan manusia menahan listrik disebabkan oleh faktor jumlah arus, voltase, daya tahan kulit, durasi dan jalannya arus.
Jalannya arus sangat penting, misalnya jika arus menyambar seseorang tidak melalui jantung maka ia masih bisa bertahan hidup. Sedangkan jika arus listrik mengaliri tubuh manusia mengarah ke jantung bisa menyebabkan kematian.
Berdasarkan sebuah penelitian, listrik mampu menggangngu ritme jantung jika memiliki tegangan minimal 49 Volt. Misalnya pada sebuah ‘Taser gun’ atau pistol kejut dengan tegangan mencapai 50.000 volt, dalam sekali tembut bisa membuat seseorang pingsan.
Untuk ukuran arus listrik dengan satuan ampere memiliki ukuran yang lebih mengerikan. Arus listrik 10 miliampere bisa membuat tubuh manusia terkejut dan kesakitan. Sedangkan arus di atas 100 miliampere pun sudah bisa menyebabkan kematian.
Nah, untuk menghindari setruman listrik, jangan sembarangan menyentuk benda-benda elektronik apalagi tanpa alas kaki (isolator istrk), hindari kabel-kabel berserakan dan tempat yang bertanda ‘voltase tinggi’.

artikel ini disalin lengkap dari: https://carapedia.com/seberapa_kuat_manusia_menahan_setruman_listrik_info6897.html
halaman utama website: https://carapedia.com/
jika mencari artikel yang lebih menarik lagi, kunjungi halaman utama website tersebut. Terimakasih!

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog