Awan KumoloNimbus


Hilangnya pesawat Air Asia yang kini tengah heboh diberitakan, dikaitkan juga dengan fenomena alam yang terjadi. Dan, yang menjadi 'kambing hitam' lagi-lagi adalah gumpalan awan raksasa bernama Kumulonimbus yang memang menjadi momok para pilot pesawat komersil maupun tempur.

Beberapa sumber menyatakan bahwa pesawat berkode penerbangan QZ8501 itu gagal menembus gumpalan awan hitam pekat tersebut. Lantas, sebenarnya apa sih awan kumulonimbus itu?

Awan Kumulonimbus (Cb) merupakan sebuah awan vertikal yang sangat tinggi, padat, dan kerap terlibat dalam cuaca ekstrim, seperti badai petir, tornado, dan cuaca dingin lainnya.
Secara bahasa, Kumulonimbus berasal dari bahasa Latin, "cumulus" berarti terakumulasi dan "nimbus" berarti hujan. Awan ini merupakan bentukan dari hasil ketidakstabilan atmosfer.

Uniknya, awan-awan ini dapat terbentuk sendiri, secara berkelompok, atau di sepanjang garis suhu dingin. Yang paling menakutkan adalah, awan ini dapat menciptakan petir melalui jantung awan. Awan ini juga dapat membentuk menjadi supersel, dan mampu mengakibatkan sebuah badai petir besar dengan keunikan tersendiri.

Soo.. tak heran rasanya sobat lintas apabila awan ini menjadi momok para penerbang, dan karena ukurannya yang sangat besar, tak sedikit pesawat yang tak sanggup melewati gumpalan awan maut ini.

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog