Hukum Kekekalan Massa Antoine Lavoisier

Seri hukum kimia yang akan kita bahas adalah Hukum Kekekalan Massa. Jika sobat punya selembar karton, kemudian sobat bakar, apakah massa abu setelah pembakaran sama dengan massa karton awal? Adakah massa yang hilang? Atau jangan-jangan massanya malah bertambah? Untuk menemukan jawabannya kita akan belajar tentang hukum kekekalan massa.

Hukum Kekekalan Massa (The Law of Conservation Mass)

Dahulu pada tahu, seorang ilmuwan berkebangsaan perancis bernama Antoine Lavoisier berhasil melakukan percobaan untuk mencari tahu hubungan massa zat sebelum dan sesudah reaksi kimia. Ilmuwan yang juga penerima nobel di bidang kimia ini berhasil meneliti reaksi pembakaran tertutup. Percobaan yang ia lakukan menunjukkan bahwa faktanya tidak ada perubahan antara massa sebelum dan sesudah reaksi kimia.
Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier) dirumuskan
“Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalahh tetap”
Setiap materi bisa diubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain, campuran dapat dipisahkan, senyawa dapat diuraikan ke unsur penyusunnya, senyawa juga bisa dibentuk dari unsur-unsur penyusunnya, tetapi jumlah massa yang terlibat sebelum dan sesudah reaksi sama. Jadi tidak salah jika sobat mengatakan bahwa massa alam semesta adalah tetap. Massa tidak pernah lenyap ia hanya berubah ke wujud yang lain.
Dulu, sebelum dikenal hukum ini, ketika orang-orang membakar logam luar rumah (non isolasi) logam tersebut bisa timbul abu hitam remanen (sementara) atau sering disebut oksida. Kemudian ketika ditimbang ternyata massa logam tersebut bertambah. Ini memicu munnculnya banyak pendapat mengenai fenomena tersebut. Baru pada pertengahan tahun 1700-an  Lavoisier melakukan penelitian tentang fenomena tersebut. Ia meneliti sifat-sifat logam dan melakukan serangkaian percobaan. Ia tidak hanya mengukur massa abu dan massa logam, tetapi juga massa udara. Hasilnya menunjukkan penambahan massa logam sama dengan hilangnya massa udara disekitar logam. Lavoisier sendiri meningaal di pancung pada saat revolusi perancis. Akan tetapi atas semua jasanya Lavoisier dijuluki bapak kimia modern.

Percobaan Hukum Kekekalan Massa Lavoisier

Ilmuwan asal perancis ini melakukan percobaan dengan memanaskan air raksa dalam tungku (tabung tertutup). Pertama-tama air raksa yang dipanaskan pada suhu tinggi akan membentuk abu. Ketika abu ditimbang dengan logam secara akurat ternyata beratnya melebihi logam awal. Dari mana asal penmabahan loga awal tersebut? Lavoisier berhasil menenemukan bahwa jika massa udara yang hilang juga dihitung maka jumlahnya akan sama dengan massa logam berikut abu yang dihasilkan.
berikut gambar percobaan lavoisier
 percobaan hukum kekekalan massa antoine lavoisier

Praktikum Hukum Kekekalan Massa Lavoisier

Buta sobat hitung yang ingin membuktikan hukum temua orang perancis ini bisa mencoba praktikum berikut
Tujua Praktikum : membuktikan hukum kekekalan massa
Alat dan Bahan :
  1. Breaker Gelas, tabung reaksi, gelas ukur
  2. Magnesium sulfat (MgSO4) dan larutan amonia NH3
  3. Timbangan/neraca analitik
Cara kerja:
  1. Larutkan sejumlah garam Inggris ke dalam beaker glass dan aduk ingga larut. Ambil sejumlah volume tertentu dengan gelas ukur, masukkan ke dalam tabung reaksi.
  2. Ambil sejumlah volume larutan ammonia ke dalam tabung reaksi.
  3. Timbang kedua tabung dengan cara memasukkannya ke dalam beaker glass.
  4. Reaksikan kedua larutan dengan menuang ke salah satu tabung, lalu timbang kembali seluruh tabung dengan memasukkan ke dalam beaker glass yang sama.
    persamaan reaksi MgSO4 dan NH3
    MgSO4 (aq) dan 2NH3 (l) —-> Mg(OH)2(s) + (NH2)2SO4(aq)
  5.  Catat semua hasil penimbangan.
Berdasakar percobaan di atas, data yang harus sobat hitung ceermati adalah massa beaker glass sebelum digunakan untuk menimbang, massa kedua tabung reaksi sebelum digunakan untuk tempat larutan, dan massa kedua tabung sebelum dan sesudah zat yang di dalamnya direaksikkan. Buat lebih memudahkan meng-capture percobaan sobat bisa mengisi tabel pengamatan percobaan hukum kekekalan massa berikut
No Uraian Massa
1 Massa beaker glass kosong
2 Massa beaker glass + 2 tabung reaksi
3 Massa kedua tabung reaksi
4 Massa beaker glass + 2 tabung reaksi + 2 larutan yang belum direaksikan
5 Massa kedua larutan sebelum direaksikan
6 Massa beaker glass + kedua tabung reaksi + kedua larutan sesudah direaksikan
7 Massa kedua larutan sesudah reaksi
 Percobaan di atas tidak terlalu memperhagtikan berapa volume larutan garam inggris dan ammonia yang harus di ambil, karena tujuan utamanya semata-mata untuk membuktikan berlakunya hukum kekekalan massa lavoisier. Okey sobat itu tadi materi tentang salah satu hukum dasar kimia yaitu hukum kekekalan massa. Sobat musti ingat massa materi sebelum reaksi selalu sama dengan setelah reaksi.

artikel ini disalin lengkap dari: http://rumushitung.com/2013/09/21/hukum-kekekalan-massa-antoine-lavoisier/
halaman utama website: http://rumushitung.com/
jika mencari artikel yang lebih menarik lagi, kunjungi halaman utama website tersebut. Terimakasih!

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog