Nazca Line

Fenomena Nazca Line adalah salah satu peninggalan zaman kuno di daerah Nazca, Peru. Perbedaan lain dengan Crop Circle adalah lokasi terbentuknya. Kalau Crop Circle di ladang gandum, Nazca Line di gurun Nazca. Letaknya membentang antara Kota Nazca dan Palpa, Peru.




Keistimewaan dari garis-garis Nazca baru terlihat dari ketinggian tertentu. Kalau dilihat dari darat, yang tampak hanya seperti parit yang tidak beraturan. Namun, begitu kita mengudara dan melintas di daerah gurun Nazca, pola itu akan tampak jelas. Pola-pola di Nazca Line memperlihatkan bentuk-bentuk yang sejatinya memiliki makna.

Karena hanya dapat dilihat dari udara, fenomena tersebut mulai mencuat saat teknologi penerbangan mulai menjamur. Terutama saat Amerika Serikat mulai ramai dengan industri penerbangan. Yakni, pada 1920-an, banyak penumpang yang secara tidak sengaja menoleh ke bawah saat pesawat melintas di atas gurun tersebut.


Para penumpang itu tercengang dengan adanya garis-garis yang membentuk pola yang cukup bermakna. Ada yang berbentuk monyet, burung kolibri, dan garis-garis yang menyerupai rasi bintang. Kabar tersebut segera tersiar di kalangan arkeolog. Mereka pun mulai melakukan penelitian seputar kebenaran Nazca Line tersebut.

Ya, garis-garis yang terbentuk sekitar 200 SM hingga 700 M itu banyak menyisakan pertanyaan sama. Terutama barang-barang dan kebudayaan kuno lainnya. Bagaimana dan untuk apa Nazca Line dibuat?

Joe Nickell, arkeolog dari Universitas Kentucky, memberikan pendapat menarik. Dia mengemukakan bahwa garis-garis Nazca itu dibut dengan menggunakan perlatan sederhana. Buktinya, ditemukan batang kayu di area lokasi Nazca Line. Berdasar hasil analisis terhadap usia kayu tersebut, didapati ada kesamaan antara usia kayu dan usia Nazca Line.

Untuk memeperjelas bukti tersebut, Joe membentuk sebuah tim kecil untuk mempraktikkan membuat Nazca Line. Ternyata, hal tersebut cukup memungkinkan terjadi. Namun, tidak semudah membalik telapak tangan dan membutuhkan proses.

Pada prinsipnya, pembuatan Nazca Line itu adalah memindahkan lapisan atas gurun yang banyak memiliki kerikil. Kerikil itu banyak mengandung ok­sida besi yang memberikan aksen ge­lap. Dengan begitu, warnanya men­colok dengan daerah yang sudah digali.

Perkembangan teori lainnya juga dikemukakan Jim Woodman. Dia merasa bahwa pembuatan Nazca Line meggunakan balon udara untuk mengamati bentuk jadi (finishing) dari garis yang terbentuk. Namun, teori itu tak beralasan karena tidak ditemukan adanya bukti balon udara.
---

Pola-pola unik pada Nazca Line telah memikat UNESCO dan menjadikannya cagar budaya yang tergabung dalam World Heritage Site atau situs-situs sejarah warisan dunia. Selain itu, Nazca Line menjadi objek wisata khas Peru.

Pola-pola binatang yang tampak jelas dari ketinggian merupakan Nazca Line yang tercetak pada daratan Gurun Nazca yang datar. Keseluruhan pola tersebut memakan luas lahan 500 kilometer persegi. Pola yang terluas adalah burutng bangau, 270 meter.


Di daerah perbukitan sekitar gurun pun tampak pola-pola garis Nazca. Pola ini tidak bisa begitu saja ditangkap mata dengan jelas. Sebab, kontur bukit membuat pola garis tidak mudah ditangkap mata. Bantuan citra satelit membuat corak pada Nazca Line ini baru bisa teramati.

Keunikan Nazca Line adalah pola yang terbentuk cukup panjang, mencapai puluhan meter. Bahkan, ada yang membentang sejauh ratusan meter. Serta, ada juga yang gambar hewan dan beberapa menunjukkan pola astronomi.

Terungkapnya Nazca Line ini juga mengindikasikan mulai meningkatnya konsumsi penerbangan di kalangan masyarakat Amerika Serikat. Sebab, Nazca L ine banyak diperbincangkan karena obrolan para penumpang pesawat pada era 1920-an.


Pola Monyet
Diyakini, nenek moyang manusia menyerupai monyet atau kingkong. Dalam Nazca Line itu, monyet dilukiskan dengan posisi merangkak dan ekornya dibuat spiral.

Humming Bird
Humming bird tergolong burung kecil dengan paruh panjang. Dalam Nazca Line, humming bird berada di atas dekat dengan pola spider dengan panjang 50 m.

Pola Spyder
Pola Nazca Line yang menyerupai laba-laba. Letaknya hampir berdekatan dengan Nazca line Humming bird.

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog