Mengukur Volume Benda

Tentunya kalian di Sekolah Dasar sudah pernah mengukur volume benda. bersama bapak ibu guru kalian. Untuk kali ini kita dalam belajar pengukuran akan mengulang kembali cara mengukur volume benda-benda di sekitar kita.wlau ada tambahan materi yaitu mengukur benda tidak beraturan.





1. Mengukur volume kubus.

Untuk mengetahui volume sebuah kubus kita harus mengukur sisinya. selanjutnya dihitung menggunaakn rumus Volume kubus = sisi x sisi x sisi .
Jika ada balok yang memilki sisi 2 dm berapakah volume balok tersbut. Volume kubus tersebut = sisi x sisi x sisi = 2 dm x 2 dm x 2 dm = 8 dm3

2. mengukur volume balok
Untuk mengetahui volum sebuah balok harus mengukur dulu panjang balok, tinggi balok dan lebar balok. selanjutnya di hitung menggunakan rumus volum balok = panjang x tinggi x lebar
Misalnya jika ada balok yang memiliki panjang 6 cm lebar 2 cm dan tinggi 4 cm berapakah volume balok tersebut.
Volume balok tersebut = panjang x lebar x tinggi = 6 cm x 2 cm x 4 dm = 48 cm3

3. Mengukur volume zat cair dengan neraca gelas
Untuk mengukur volume zat cair bisa digunakan m= neraca gelas setelah zat cair di masukkan dalam neraca gelas, maka selanjutnya di lihat langsung berapa ml zat cair yang ada di neraca gelas tersebut seperti gambar di bawah ini.

4. mengukur volume benda tidak beraturan.

Kadang pernahkah kalain berpikir bagaimna cara mengkur volume batu atau batu bata yang bentuknya tidakberaturan, tentunya kalian tidak bisa menggunakanpenggaris bukan untuk mengukur sisi-sisinya karena bentuknya tida beraturan bukan.

Untuk mengukur volume benda tak beraturan bisa menggunakan neraca gelas seperti berikut ini..


Cara I
Mengukur batu menggunakan gelas ukur dan air yang dapat dilihat dari gambar di bawah ini:
mengukur volume batu

  1. Cara pertama dilakukan adalah mengisi air pada gelas ukur dengan ukuran tertentu misalnya 150 ml.
  2. Selanjutnya di masukkan batu dalam gelas ukur sehigga volume air dalam gelas ukur bertamabah misalnya menjadi 250 ml.
  3. Volume benda tak beratuan diukur dengan cara mengurangi volume zat cair yang ada benda tak beraturanya (C) - volume awal zat cair yang ada di dalam gelas ukur (B) = 250 ml - 150 ml = 100 ml

Cara ke II
mengukur volume batu dengan gelas berpancuran
Cara kedua adalah menggunakn gelas berpancuran seperti gambar di atas yang dapat di jelaskan sebagai berikut ini :
  1. Untuk kasus ini Kalain menyiapkan gelas berpancuran dan gelas ukur. dan Isi gelas berpancuran sampai penuh di batas corong gelas berpancuran. (gambar A)
  2. Selanjutnya memasukkan batu dalam gelas berpancuran dan akibatnya air akan mancur ke dalam gelas ukur (gambar B)
  3. Kita hanya langsung melihat volume zat cair tumpahannya saja untuk mengukur volum benda tak beraturannya. (gambar C)

artikel ini disalin lengkap dari: http://guru-ipa-pati.blogspot.co.id/2012/08/mengukur-volume-benda-benda-di-sekitar.html
halaman utama website: http://guru-ipa-pati.blogspot.co.id/
jika mencari artikel yang lebih menarik lagi, kunjungi halaman utama website tersebut. Terimakasih!

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog