Galaksi Andromeda Lebih Besar daripada Bulan Dilihat Dari Bumi

Gambar dibawah ini menampilkan foto bulan sabit di langit dan disuperposisikan dekat dengan galaksi Andromeda, sebuah galaksi spiral besar terdekat dengan galaksi kita sendiri. Gambar ini telah beredar di internet dan keterangan yang menyertainya bervariasi dari situs ke situs, tetapi umumnya mengatakan bahwa gambar ini menunjukkan seberapa besar galaksi Andromeda sebenarnya akan terlihat di langit kita jika galaksi itu sangat cerah.



Bulan dan Galaksi Andromeda Jika galaksi tersebut sangat terang
Oke, sekarang marilah kita teliti apakah benar klaim yang mengatakan bahwa galaksi andromeda akan terlihat sebesar itu jika sangat terang.

Andromeda adalah salah satu dari sangat sedikit galaksi yang dapat kita lihat dengan mata telanjang (tentu dari daerah yang sangat gelap). Galaksi ini akan lebih mudah dilihat dengan binokular (teropong), dan jika kita menggunakan teleskop kecil, galaksi ini akan memenuhi lensa mata kita.

Namun, yang kita lihat dengan mata, binokular atau teleskop kecil itu hanyalah inti galaksi andromeda. Seperti Bima Sakti, Andromeda memiliki lengan spiral besar yang meluas keluar dari intinya. Dari Bumi, galaksi akan tampak lebih dari 3 derajat (ingat, ada 180 derajat dalam setengah lingkaran). Para astronom menggunakan ukuran sudut sebagai cara untuk mengukur seberapa besar suatu objek di langit.

Bulan adalah sekitar 0,5 derajat (sekitar selebar ibu jari), sehingga Andromeda adalah sekitar enam kali lebih besar! Jadi apa yang tampak pada gambar memang seperti itu. Mungkin memang tidak persis benar ukurannya (sempurna), tapi kurang lebih sebesar itulah galaksi andromeda jika kita dapat melihat semuanya, dan tentu saja ini adalah hal yang menakjubkan untuk dipertimbangkan.

Jika kita lihat dari perbandingan ukuran dan jarak sebenarnya, maka Andromeda adalah sekitar 2,5 juta tahun cahaya atau 250 triliun kilometer jauhnya dari kita! Dan dari ujung galaksi ini ke ujung lainnya (diameternya) sekitar 140.000 tahun cahaya (sebagai perbandingan, Bima Sakti hanya sekitar 100.000 tahun cahaya). Jadi meskipun 2,5 juta tahun cahaya jauhnya, galaksi andromeda tetap terlihat lebih besar di langit kita daripada bulan yang besarnya (diameternya) hanya 3500 km, meskipun jaraknya dari kita hanya 400.000 km (hanya 4 hari perjalanan menggunakan apollo), namun besarnya (diameternya) hanya sekitar 3500 km.

Jadi kesimpulannya, klaim yang mengatakan bahwa andromeda akan terlihat lebih besar di langit kita jika cukup terang, dengan ilustrasi gabungan foto diatas, kurang lebihnya tidak salah!

Gambar diatas adalah gabungan dari dua buah foto dibawah ini:

 Foto yang dipakai sebagai latar belakang

Foto galaksi Andromeda dalam ultraviolet, seperti yang terlihat oleh misi GALEX, NASA


APOD NASA juga pernah mengupload foto komposit mengenai perbandingan besarnya bulan dengan galaksi Andromeda jika dilihat dari bumi. Fotonya lebih dramatis seperti terlihat dibawah ini:
Galaksi spiral megah di Andromeda (alias M31), hanya 2.5 juta tahun cahaya jauhnya, adalah spiral besar terdekat dari Bima Sakti kita. Andromeda dapat terlihat dengan mata telanjang sebagai area yang kecil, samar dan kabur, akan tetapi karena kecerahan permukaannya yang sangat rendah, pengamat langit yang biasa tidak dapat mengapresiasi luasnya galaksi tersebut di langit planet Bumi. Gambar komposit yang menghibur ini membandingkan ukuran angular dari galaksi terdekat dengan pemandangan langit yang lebih terang dan familier. Di dalamnya, terdapat eksposur mendalam dari Andromeda, yang menelusuri gugus bintang biru indah pada lengan spiralnya yang jauh melampui intinya yang kuning cerah, dikombinasikan dengan pemandangan khas dari bulan yang hampir penuh. Ditunjukkan dengan sudut skala yang sama, Bulan mencakup sekitar 1/2 derajat di langit, sedangkan galaksi jelas lebih besar beberapa kali darinya. Eksposur mendalam Andromeda juga mencakup satelit galaksi yang cerah, M32 dan M110 (bawah).

sumber:http://versesofuniverse.blogspot.com/2014/01/jika-dilihat-dari-bumi-benarkah-galaksi.html

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog