3 Fenomena Alam Yang Aneh Di Luar Angkasa

1. Waduk Air Terbesar di Semesta
young-black-hole-quasar_17130_600x450.jp

Dua belas miliar tahun cahaya jauhnya,  penampung air terbesar di alam semesta  berada di jantung quasar.Mengandung  140.000.000.000.000 kali jumlah air di  lautan bumi, dan ditemukan di dekat lubang hitam raksasa di pusat quasar,sayangnya air ini berbentuk awan besar gas yang berdiameter beberapa ratus tahun cahaya. Tetapi ada lubang hitam didekatnya yang memiliki ukuran dua puluh miliar kali ukuran matahari kita, terus memuntahkan energi dalam jumlah besar-setara dengan apa yang akan dihasilkan oleh 1.000 triliun matahari.


2. Listrik Terbesar di Alam Semesta

listrik-luar-angkasa-2.jpeg?w=280


Hanya beberapa tahun yang lalu, para  ilmuwan tersandung pada arus listrik  dengan proporsi kosmik: 10 ^ 18 amp, atau sekitar satu triliun petir. Petir ini diperkirakan berasal dari sebuah lubang hitam raksasa di pusat galaksi, yang memiliki inti "jet kosmik besar." Rupanya, medan magnet besar lubang
hitam memungkinkan untuk menjalankan petir ini melalui gas dan debu dengan jarak lebih dari seratus lima puluh ribu tahun cahaya jauhnya. 


 3. Large Quasar Group (LQG) 

most-distant-quasar.jpeg

Para astronom telah menemukan struktur terbesar yang diketahui di alam semesta yakni gumpalan inti galaksi aktif yang membentang 4 miliar tahun cahaya dari ujung ke ujung.Struktur ini merupakan large quasar group (LQG), yang terdiri dari inti galaksi yang sangat terang didukung oleh lubang hitam supermasif di pusatnya.Kelompok ini begitu besar sehingga menantang teori kosmologi modern, kata para peneliti. "Meskipun sulit untuk memahami skala LQG ini, kita dapat mengatakan bahwa objek ini merupakan objek terbesar yang pernah ditemukan di alam semesta",kata Roger Clowes, dari University of Central Lancashire di Inggris. Quasar adalah obyek paling terang di alam semesta. Selama beberapa dekade, astronom telah mengetahui bahwa quasar cenderung berkumpul dalam kelompok besar, beberapa di antaranya memiliki luas lebih dari 600 juta tahun cahaya. LQC yang baru ditemukan terdiri dari 73 quasar dan rentang sekitar 1,6 miliar tahun cahaya ke banyak arah dan pada titik terlebar memiliki luas 4 miliar tahun cahaya. Jika LQC dibandingkan dalam ukuran prespektif,luas galaksi kita hanya 100.000 tahun cahaya dan Bima Sakti dipisahkan dari tetangga galaksi terdekatnya, Andromeda, sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Penemuan baru LQC ini sungguh sangat  besar dan pada kenyataannya,teori yang memprediksi kejadian hal seperti itu seharusnya tidak ada, kata para peneliti.Kelompok quasar tampaknya melanggar asumsi yang berlaku secara luas yang dikenal sebagai prinsip kosmologis, yang menyatakan bahwa alam semesta pada dasarnya homogen bila dilihat pada skala yang cukup besar. Perhitungan menunjukkan bahwa struktur yang lebih besar dari 1,2 miliar tahun cahaya seharusnya tidak ada, kata para peneliti. "Tim kami telah melihat kasus-kasus serupa yang menambah tantangan ini, dan kami akan terus menyelidiki fenomena menarik seperti ini," kata Clowes. Studi baru ini diterbitkan hari ini (11 Januari) di Monthly Notices of the Royal
Astronomical Society.

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog