Pohon Tertua di Dunia

Pohon tertua di dunia ini keberadaannya dirahasiakan
Pohon tua dalam gambar di atas mendapat julukan sebagai organisme non kloning tertua di muka bumi. Mau tahu berapa usianya? Pohon ini sudah berumur lebih dari 5000 tahun. Diperkirakan ia tumbuh sejak tahun 2832 SM. Pohon ini berhasil melalui dua milenium dan masih tetap tumbuh subur sampai sekarang.
Pohon berjenis Pinus longaeva atau Pinus Bristlecone ini tumbuh di White Mountains di Inyo County, California. Tetapi lokasi tepatnya dirahasiakan hingga hari ini untuk mencegah usaha pencurian. Maklum, karena keunikannya pohon ini memang menjadi incaran para kolektor. Yang pasti keberadaan pohon ini tersembunyi di antara sekian banyak pohon Pinus Bristlecone tua yang tumbuh di area yang dilindungi oleh pemerintah Amerika Serikat. Menurut Amusing Planet, di negara itu terdapat dua buah kawasan konservasi yang khusus didirikan untuk menjaga kelestarian pohon-pohon Pinus Bristlecone, yaitu Ancient Bristlecone Pine Forest di White Mountains, California dan Taman Nasional Great Basin di Nevada.


Selain pohon ini masih ada satu pohon pinus dari spesies sama yang juga merupakan pohon tertua di dunia, tepatnya pohon tertua kedua di dunia. Pohon ini diberi nama Methuselah, diambil dari nama seorang tokoh di Alkitab yang berumur 969 tahun. Pohon ini terletak di White Mountains berusia lebih dari 4800 tahun.

Tumbuhan dari spesies ini memang terkenal memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup. Walaupun tumbuh di lingkungan dengan kondisi alam yang ekstrem sekalipun, tumbuhan ini bisa beradaptasi dengan baik. Tumbuh di atas tanah kering yang menerima curah hujan sangat rendah dalam satu tahun justru membuat pohon ini senantiasa muda. Untuk beradaptasi dengan lingkungan, pohon-pohon pinus Bristlecone tumbuh sangat lambat. Pucuk rantingnya bahkan bisa senantiasa hijau meskipun sudah melewati beberapa dekade. Karena itulah pohon ini bisa hidup sangat lama.

sumber: http://www.merdeka.com/gaya/pohon-tertua-di-dunia-ini-keberadaannya-dirahasiakan.html

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog