Sloth - Hewan Mamalia Terlamban yang Bergerak cuma 3 Meter per Menit

Sloth adalah mamalia terlamban. Di darat, sloth bergerak hanya sekitar 2 m per menit. Di pohon, sloth bergerak hanya sekitar 4 m per menit.

Kelambanan sloth memberi keuntungan bagi sloth. Di habitat sloth terdapat Elang yang merupakan predator utama. Penglihatan elang yang tajam dan kecekatannya menangkap mangsa, menjadikan mereka pemburu hebat. Untung bagi sloth, gerakannya yang lamban membuat elang sulit mendeteksi sloth. Elang hanya melihat sloth sebagai benda mati yang tidak bergerak.


sloth

Sloth diklasifikasikan sebagai folivores, karena sebagian besar makanan mereka terdiri dari tunas, tunas lembut, dan daun, terutama pohon Cecropia. Beberapa sloth berkuku dua telah didokumentasikan sebagai pemakan serangga, reptil kecil, dan burung sebagai suplemen kecil untuk menu makanan mereka. Sloth Linnaeus berkuku dua baru-baru ini telah didokumentasikan memakan kotoran manusia dari jamban terbuka.

Daun adalah sumber makanan utama Sloth yang menyediakan sangat sedikit energi atau gizi, dan tidak mudah dicerna. Karena proses pencernaan yang lamban (bisa mencapai 1 bulan), maka isi perut sloth beratnya bisa mencapai 2/3 dari berat badan sloth.

Sloth dianggap sebagai salah satu hewan yang paling suka tidur, tidur 15-18 jam setiap hari. Akan tetapi baru-baru ini, Dr Neil Rattenborg dan rekan-rekannya dari Institut Max Planck untuk Ornitologi di Starnberg, Jerman, menerbitkan hasil sebuah studi pengujian pola tidur di alam liar, ini adalah studi pertama dari jenisnya. Studi ini menunjukkan bahwa sloth tidur hanya di bawah 10 jam sehari.

Sloth pergi ke tanah untuk buang air kecil dan buang air besar seminggu sekali, menggali lubang dan menutupi setelah itu. Mereka pergi ke tempat yang sama setiap waktu dan rentan dimangsa predator saat melakukannya. Alasan untuk berperilaku yang berisiko ini tidak diketahui, meskipun beberapa percaya itu adalah untuk cara mereka menghindari membuat kebisingan saat buang air besar, kebisingan akan menarik predator.

Bayi Sloth biasanya melekat pada bulu ibu mereka, tapi kadang-kadang jatuh. Sloth sangat kuat dan jarang meninggal akibat jatuh. Dalam beberapa kasus, bayi sloth meninggal karena jatuh, secara tidak langsung, karena ibu sloth demi keselamatannya sendiri tidak mau meninggalkan pohon untuk mengambil bayi sloth. Sloth betina biasanya menanggung satu bayi setiap tahun. Gerakan sloth yang lamban membuat sloth betina kesulitan menemukan pasangan sloth laki-laki selama lebih dari satu tahun.

Sloth mudah ditemukan di wilayah Amerika Selatan dan Amerika Tengah yang beriklim tropis.

Klasifikasi Ilmiah Sloth
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Subclass: Theria
Infraclass: Eutheria
Superorder: Xenarthra
Order: Pilosa
Suborder: Folivora
Family :

Family Bradypodidae (three-toed sloths)
- Bradypus
  • Pale-throated sloth (Bradypus tridactylus))
  • Brown-throated sloth (Bradypus variegatus)
  • Maned sloth (Bradypus torquatus)
  • Pygmy three-toed sloth (Bradypus pygmaeus)

Family Megalonychidae (two-toed sloths and extinct ground sloths)
- Choloepus (two-toed sloths)
  • Hoffmann's two-toed sloth (Choloepus hoffmanni)
  • Linnaeus's two-toed sloth (Choloepus didactylus)
- Acratocnus
- Habanocnus
- Imagocnus
- Megalocnus
- Megalonyx
- Neocnus

Family Megatheriidae (extinct ground sloths)
- Eremotherium
- Hapalops
- Megatherium
- Prepotherium
- Promegatherium

Family Mylodontidae (extinct ground sloths)
- Glossotherium
- Lestodon
- Mylodon
- Paramylodon
- Scelidotherium
- Chubutherium

Family Nothrotheriidae (extinct ground sloths)
- Mionothropus
- Nothropus
- Nothrotheriops
- Nothrotherium
- Pronothrotherium
- Thalassocnus

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog